Loading...
Pendidikan

Tips Mengatur Waktu Kuliah S2 Sambil Kerja

Saat memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2 sambil bekerja, salah satu yang menjadi keraguan adalah apakah bisa kepegang waktunya? Dari pengalaman saya kuliah S2 sambil bekerja selama 3 semester ini di SBM ITB, ternyata bisa! Berikut tips-tipsnya bagaimana saya bisa bertahan kuliah S2 sambil bekerja dan mendapat nilai yang lumayan memuaskan.

Berikan pemahaman ke keluarga

Ini penting nih, perlu kita kasih pemahaman ke keluarga kita bahwa kita sekarang sedang masa kuliah dan butuh waktu untuk persiapan, belajar, dan mengerjakan tugas. Waktu yang dipakai untuk urusan kuliah ini pasti mengurangi waktu yang tadinya untuk keluarga, mungkin jadi lebih susah kalau mau diajak pergi atau diajak main. Sehingga penting untuk memberi pemahaman ini dan meminta izin dan pengertian dari keluarga sejak awal.

Cicil baca case setiap malam

Di setiap pelajaran di program BLEMBA SBM ITB rata-rata ada sekitar 10 case. Case ini biasanya sudah dibagi per kelompok untuk dipresentasikan, tapi tentu kita perlu membaca juga semua case karena kita perlu partisipasi saat diskusi dan perlu bisa jawab kalau ditanya dosen. Oleh karena itu sebaikan case ini dicicil setiap malam, kalau bisa satu case per malam. Kalau dikebut baca semua case di malam sebelum kuliah, pengalaman saya sih ga akan efektif. Untuk baca case sampai paham itu mungkin perlu beberapa kali baca, jadi sebaiknya luangkan waktu untuk baca, catat summarynya, dan tandai bagian-bagian pentingnya.

Pintar-pintar memilih case yang dipelajari

Selain meluangkan waktu untuk baca case, kita perlu pintar-pintar juga memilih case mana yang akan dibaca. Kalau saya prioritasnya adalah:

  1. Case milik kelompok kita – karena perlu bikin presentasinya dan harus siap jawab pertanyaan teman-teman saat dikusi.
  2. Case tengah atau akhir di setiap hari kuliah – misalnya di harui jumat ada 5 case, saya akan prioritaskan baca case ke-4 dan ke-5. Kenapa? Karena case 1 dan 2 pasti sudah banyak yang baca dan akan rebutan nanya saat diskusi, kalau saya sih lebih baik perdalam case 4 dan 5 jadinya kesempatan kita untuk partisipasi akan lebih besar karena di case itu biasanya sedikit yang bertanya.
  3. Sisa case lainnya
  4. Baca buku – sejujurnya saya amat sangat jarang baca buku yang dibagikan, I don’t have enough time.

Proaktif kerja kelompok

Di BLEMBA SBM ITB, kelompok biasanya paling lambat sudah dibagi satu minggu sebelum kuliah mulai. Begitu kelompok dibagi, cepatlah membuat grup chat dan tentukan kapan akan meeting untuk bahas case. Saya biasanya mengajak meeting pertama di Rabu malam, karena masih ada waktu untuk mengerjakan dan touch up sampai Kamis malam.

Jangan menunda mengerjakan ujian

Sebagian besar ujian di BLEMBA SBM ITB adalah take home. Artinya waktu mengerjakannya amatlah lama, bisa 7 hari, 10 hari, bahkan 2 minggu. Tapi jangan lantas bersantai-santai dan menunda mengerjakannya. Biasanya waktu yang panjang sebanding juga dengan bebat kerjanya. Kalau dikebut satu malam saja sebelum deadline, sudah pasti hasilnya tidak akan maksimal.


Sekian sedikit tip dari saya, tidak sulit kan? Mungkin teman-teman juga sudah tahu, tapi kadang memang malas dan berat untuk melaksanakannya. Semoga dengan tulisan ini teman-teman semakin yakin dan semangat untuk melanjutkan studi S2, walaupun sambil bekerja.

Salam.

One comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan Pilihan