S2

Mulai Kuliah S2 di SBM ITB? Cek Tipsnya

Kamu diterima di program S2 SBM ITB? Selamat ya! Program ini adalah investasi untuk masa depan kamu, tentunya karena mengeluarkan biaya yang tidak sedikit kamu ingin memaksimalkan sebaik mungkin dan tidak sabar untuk perform di kelas dan lulus dengan cumlaude!

OK! Salut dengan semangatnya. Saya juga waktu mau mulai kuliah merasa semangat sekali, ingin cepat bisa keep-up dengan teman-teman yang lain karena background saya bukan bisnis. Tapi mulai dari mana ya? Berikut tipsnya:

Mental

Ya, penting untuk kamu persiapan mental. Di program S2 kamu akan bertemu banyak mahasiswa cerdas lainnya, yang juga punya banyak ide brilian dan ahli dalam topik tertentu, tidak jarang terjadi rebutan waktu untuk berbicara di kelas. Jadi get ready for it!

Kenali Pelajaran

Pelajaran yang ada di program BLEMBA bisa kamu lihat di website SBM ITB, contohnya waktu jaman saya pelajarannya adalah:

  • Business Ethics, Law & Sustainability
  • Accounting
  • Marketing Management
  • Operations Management
  • People in Organization
  • Business Economics
  • Financial Management
  • Knowledge Management for Innovation
  • Entrepreneurial Leadership
  • Decision Making & Negotiation
  • Management of Innovation, Technology, and Entrepreneurship for Executive
  • Business Strategy & Enterprise Modeling

Nah, apabila setelah membaca judul pelajarannya kamu belum terbayang isi pelajarannya tentang apa, tidak ada salahnya kamu google sedikit untuk tahu gambaran isi pelajarannya.

Sebelum dimulainya pelajaran baru akan ada silabus yang dikirimkan oleh bagian akademik kampus. Silabus ini berisi penjelasan tentang pelajarannya, tujuan pendidikan, materi utama dari pelajarannya, jadwal kuliah, daftar case dan bacaan, serta profil dosen pengajar.

Buku

Kuliah di BLEMBA itu berpusat pada case, jadinya tidak banyak buku yang dipakai. Ada memang beberapa dosen yang mengajarnya membuka buku, namun sebagian besar mengajar dari presentasi yang mereka siapkan dan membahas case. Jadi untuk section buku, saya tidak terlalu menyarankan membaca buku materi kuliah, mungkin lebih membantu kalau kamu membaca buku-buku populer tentang bisnis untuk memperluas wawasan bisnis kamu, buku-buku yang saya maksud misalnya:

  • Political Order and Political Decay (Francis Fukuyama)
  • Why Nations Fail (Daron Acemoglu)
  • The Rise and Fall of Nations (Ruchir Sharma)
  • The Lexus and The Olive Tree (Thomas L. Friedman)

Case

Selain materi dari dosen, case adalah bagian utama dari pembelajaran di SBM ITB, sayangnya kamu baru bisa tahu case apa yang dipakai setelah silabus dikirim oleh tim akademik. Setiap tahun bisa jadi case yang dipakai berbeda, contohnya case di BLEMBA 27 berbeda dengan yang dipakai 3 tahun lalu oleh BLEMBA 21.

Tidak ada salahnya kamu memfamiliarkan diri dengan format case study. Biasanya dokumen case itu terdiri dari beberapa halaman, kira-kira 4 sampai 10 halaman. Case itu biasanya diawali dengan bagian pembuka yang berisi cerita tentang garis besar case itu dan sedikit tentang isinya. Tidak jarang dalam suatu case ada satu orang tokoh sebagai subjek yang kita ikuti perjalanannya. Setelah pembukaan, case dilanjutkan dengan isi utamanya, di sini akan dibahas lebih dalam tentang casenya, biasanya ada beberapa section. Setelah isi, biasanya ada bagian penutup yang lalu dilanjutkan dengan bagian appendix atau exhibit atau lampiran.

Strategi saya dalam membaca case biasanya sebagai berikut:

  1. Baca dari jauh-jauh hari, jangan H-1 baru dibaca
  2. Baca dulu bagian pembuka
  3. Lihat ada berapa halaman isi (diluar appendix) (ini penting agar waktu baca case tidak merasa “ini case kok ga abis-abis ya…”)
  4. Skimming seluruh artikel, baca kata-kata kuncinya, kenali siapa-siapa saja tokohnya
  5. Baca ulang casenya sambil catat bagian-bagian yang menarik
  6. Baca ulang lagi agar lebih paham

Itu idealnya ya, pada prakteknya karena keterbatasan waktu, seringkali saya hanya punya waktu membaca satu kali, atau bahkan tidak sempat. Tips untuk mengatur waktu bisa kamu baca di artikel ini: Tips Mengatur Waktu Kuliah S2 Sambil Kerja

Sebagian besar case yang dipakai di SBM ITB sumbernya dari HBS (Harvard Business School), kalau kamu mau modal sih bisa aja langganan, tapi ya mahal sekali. Alternatifnya kamu bisa coba google, siapa tahu dapat. Cara terbaik sih kamu coba kontak senior di SBM ITB dan minta ke dia.

Business Knowledge

Memperkaya business knowledge atau pengetahuan bisnis kamu juga perlu dilakukan. Ini karena seringkali pada saat kuliah dosen atau teman kita akan membahas contoh kejadian di industri tertentu. Apabila kamu kurang familiar dengan bisnis itu akhirnya kamu hanya mendengarkan dan belum tentu mengerti. Contohnya di kelas ethics pernah dosen membahas tentang pejabat BUMN yang terjerat kasus korupsi, teman-teman yang dari BUMN bisa berdiskusi dengan hidup sedangkan saya hanya menjadi pendengar. Pernah juga ada pembahasan tentang industri perminyakan, hal yang sama terjadi juga.

Topik industri yang saya sarankan untuk kamu pelajari diantaranya:

  • Manufacturing
  • Oil and gas
  • Keuangan
  • Farmasi

Tanya Senior

Satu hal yang saya lakukan sebelum mulai kuliah adalah mencari senior saya yang juga perah kuliah di SBM ITB. Saya ajak ketemuan untuk ngobrol dari cerita-cerita tentang kuliah S2 yang dulu mereka alami. Sesi ngobrol ini lumayan berguna, membuat kita bisa antisipasi terlebih dulu dan jadi lebih siap. Bonusnya kita bisa minta materi kuliah dia dahulu jadinya bisa persiapan lebih awal.

Beberapa tips yang saya dapatkan dari hasil ngobrol dengan senior diantaranya:

  • Jangan kerjakan tugas mepet deadline
  • Berpartisipasi aktif di kelas itu penting sekali
  • Teman-teman di kelas bagus kerjasamanya dan rajin, tidak magabut seperti S1
  • Pilih judul thesis yang kamu sudah familiar
  • Untuk syarat cumlaude, lebih mudah ikut konferensi internasional ketimbang jurnal nasional

Bahasa Inggris

Yang tidak kalah penting adalah melatih kemampuan bahasa inggris kamu. Selama kuliah S2 di SBM ITB, perkuliahan dilaksanakan full english, jadinya kamu perlu melatih semua aspek baik listening, reading, speaking, dan writing. Kalau mau diurutkan mana yang lebih penting, menurut saya begini urutannya:

  1. Reading – untuk membaca case dan buku dengan cepat tapi tetap paham
  2. Speaking – agar bisa lancar cas cis cus saat diskusi di kelas
  3. Writing – agar lancar dan bagus saat menulis ujian
  4. Listening – agar lancar mendengarkan materi dari dosen (ini saya letakkan terakhir karena selain mendengar kan kita juga bisa baca slide yang ditunjukkan dosen)

Sekian tips dari saya, semoga membantu kamu untuk mempersiapkan diri menghadapi kuliah S2, semoga sukes! Tetap semangat! Apabila ada pertanyaan silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *